13 Kelompok Mahasiswa Mendapatkan Hibah Penelitian dan Pengabdian

penyerahan awards

Dalam rangka Nutrition Awards,kegiatan apresiasi terhadap mahasiswa baik bidang akademik maupun non akademik, Prodi S1 Ilmu Gizi mengadakan kompetisi penelitian dan pengabdian. Kompetisi penelitian dan pengabdian ini diadakan untuk menghidupkan iklim akademik dan prestasi di antara mahasiswa. Adapun dari proposal yang telah masuk dan diseleksi, berikut adalah daftar nama dan kelompok yang mendapatkan hibah penelitian dan pengabdian dari Prodi S1 Ilmu Gizi:

  1. Ayuning Rica Putri (J310130023) Alternatif Pemberian Snack Biskuit Pare Terhadap Kadar Gula Darah
  2. Nela Dwi Yulianti (J300130046) Pengaruh Penggunaan Tepung Kacang Hijau dan Ubi Jalar Kuning Terhadap Daya Terima Bolu Kukus
  3. Amar Makrufah N (J3101401143) Pengawet ALami Sayuran dengan Khitosan dari Cangkang Udang
  4. Ila Fadila. Pembuatan Bakso Buah Bergizi Tinggi tanpa Penyedap dan Pengawet sebagai Alternatif Peluang Usaha Baru bagi Mahasiswa
  5. Herlida Eka Eriyani (J310140080) Pemanfaatan Ekstrak Krokot sebagai Upaya Pengobatan Penyakit Keputihan
  6. Adindha Calista (J310150138) Pemanfaatan Ekstrak Duwet sebagai Upaya Alternatif Pengobatan Diabetes Melitus
  7. Nuur Hanif Kusuma W (J310140113) Penyuluhan Pengolahan Bahan Makanan yang Baik dan Benar dengan Metode Demontrasi sebagai UPaya dalam Meningkatkan Status Gizi di Desa Bandungan Kecamatan Jatinom
  8. Fika Sasmita. Gerakan Perubahan Menuju Balita Sehat dan Bergizi di Desa Gonilan Kartasura
  9. Sari Endriyani (J310150157) Pembuatan Mienati sebagai Alternatif Makanan Sehat Tinggi Kalori yang dapat Dikonsumsi Semua Kalangan
  10. Evitha Latifah (J310120054) Analisis Komposisi Proksimat pada Tepung Garut
  11. Dyah Novianti (J310140074) Upaya Pemberdayaan Masyarakat dengan Memanfaatkan Daun Kering di Desa Tarik Warung, Tarangsan, Gatak Sukoharjo
  12. Teguh Primadani (J310150006) Upaya Penumbuhan Kreativitas SIswa Dasar, Pengadaan Tempat Sampah dan Pengendalian Sampah yang Baik dan Benar di SD N 1 Jatisari
  13. Fadila Dzurrul Fatih (J310150074) Pemberian Pendidikan Edukasi Melalui Media Buku Bergambar, Poster dan Komik kepada Siswa SD N 1 Tanjung Rrejo

Continue reading “13 Kelompok Mahasiswa Mendapatkan Hibah Penelitian dan Pengabdian”

Advertisements

Ajeng, Atika dan Dewi di Diponegoro Science Challenge 2015

DSC UNDIP.JPG

Diponegoro Science Challenge 2015 merupakan suatu rangkaian kegiatan yang dibentuk oleh Keluarga Besar Research Incubator Center (RIC) Fakultas Sains dan Matematika Universitas Diponegoro. Di dalam rangkaian kegiatan tersebut terdiri dari Debat Ilmiah dan Sains Inovasi. Debat ilmiah merupakan suatu kegiatan yang menggabungkan kultur akademis, responsif, dan kekritisan mahasiswa dalam merespon isu yang terjadi di masyarakat dengan penyampaian yang ilmiah. Sementara Sains Inovasi merupakan suatu kegiatan yang bertujuan untuk mengembangkan ide-ide kreatif dan solutif dari mahasiswa guna mewujudkan Pembangunan Berkelanjutan. Kegiatan tersebut bertujuan agar mahasiswa mampu mempersiapkan diri dan mampu berkontribusi dalam pembangunan milenium (MDGS) Indonesia 2015. Kegiatan debat ilmiah dan sains inovasi ini melibatkan seluruh mahasiswa di seluruh Universitas di Indonesia.

Dalam kesempatan ini UMS mengirimkan perwakilan tiga mahasiswa :Ajeng Puspa Buana, Atika Putri Indrasari dan Dewi Kumalasari.

“Saya beserta tim saya mengikuti lomba sains inovasi yang beranggotakan 3 orang, dalam perlombaan sains inovasi ini tim saya lolos di babak semi final. Alhamdulillah tim kami dapat mewakili Universitas Muhammadiyah Surakarta sebagai salah satu PTS yang dapat lolos dalam perlombaan ini yang bersaing dengan 9 PTN di Final. Final ini berlangsung di Tembalang Universitas Diponegoro Semarang selama 3 hari yaitu tanggal 27 sampai 29 November 2015. Perlombaan yang berlangsung selama 3 hari ini meninggalkan jejak yang luar biasa bagi kami. Kami mengenal orang- orang yang luar biasa di sana. Bertukar pengalaman dan perjalanan satu sama lain.” jelas Atika.

Sementara Ajeng mengenang “pada saat lomba berlangsung kami merasakan atmosfer persaingan yang berbeda, tidak seperti saat presentasi di kelas, benar-benar berbeda dan cukup membuat kami gugup. Syukurlah semua dapat kami lewati dengan lancar dan juri pun memberikan komentar serta saran yang sangat membangun”. Atika menambahi”Pada perlombaan tersebut tim kami belum diberikan kesempatan untuk membawa tropi kemenangan. Namun, kemenangan yang belum kami raih ini tidak berarti meninggalkan kekecewaan yang mendalam. Perjalanan kami dari menyusun proposal hingga mempresentasikannya di depan 3 juri suduh cukup membuat kami bangga dan menjadikan awal bagi kami untuk lebih mengobarkan api ghirah dalam perjalanan ke event- event berikutnya” kesan Atika sebagai salah satu anggotanya.